SS MUDA

Ngobrol Bareng Eva Cellia Jadi Pengalaman Tak Terlupakan

Laporan J. Totok Sumarno | Selasa, 22 Oktober 2019 | 14:49 WIB
Siona (paling kiri) bersama Eva Celia dan volunteer di arena Jazz Traffic Festival 2019. Foto: Istimewa
suarasurabaya.net - Meskipun awalnya sempat dag dig dug lantaran tidak tahu apa yang akan dikerjakan sebagai satu diantara volunter even sebesar Jazz Traffic Festival 2019, Siona satu diantara kawan muda Suara Surabaya Muda batch 2, memantapkan hati berangkat menuju Atlantis land, Kenjeran.

"Memang ada brifing buat volunter. Tapi di studio mini tempat aku bertugas rasanya masih belum dapat gambaran seperti apa yang akan kita kerjakan. Beruntungnya, mas-mas dan mbak-mbak nenangin kita kok. Jadinya yaaa santai aja," buka Siona mengawali ceritanya sebagai volunter Jazz Traffic Festival 2019.

Even tahunan yang melibatkan lebih dari 100 artis dan grup band, serta 4 panggung pertunjukan dan ribuan penonton bagi pemilik nama lengkap Siona Kristiani adalah pengalaman baru dan sama sekali belum pernah dijalani.

Tapi keinginannya untuk ikut terlibat pada even sebesar JTF 2019, mengalahkan keragu-raguannya sesaat setelah mendapat kesempatan bergabung dalam tim volunter yang memang memberikan kesempatan buat pelajar dan mahasiswa menjadi bagian perhelatan JTF 2019 itu.


Berhubung ada kendala pada peralatan siar studio mini di arena JTF 2019 di Atlantis Land, Kenjeran yang seharusnya menjadi satu diantara penghubung informasi perhelatan akbar Suara Surabaya Radio bagi pemirsanya, maka volunter di studio mini relatif tidak punya job dis yang pasti.

"Silahkan kalau ketemu artis atau calon penampil yang kalian kenal, tawarin atau ajakin ke studio mini nanti kita tapping. Ayooo sana bergerak. Sementara masih ada kendala di perangkat siar kita. Jangan lupa sopan santun dan etikanya yaaa. Gitu kata mbak Widya penyiar Suara Surabaya. Kita langsung cus!" tambah Siona.

Bersama beberapa rekannya, sesama volunter di studio mini Siona berjalan menuju ke panggung-panggung yang ada di arena JTF 2019. Tengok kiri-kanan di setiap kawasan dekat panggung pertunjukan.

"Begitu lihat, dari jarak sekitar 5 meter, Eva Celia. Iyaaaaa!!! Beneeerrr!!! ....truus makin deket, kita belum nyapa, Eva Celia nyapa duluan!!!! Waaaaaaaaooooooowwww!!! Serrrrrruuuu!!! ....trrruuusss kita ngobrol. Seerrrrrrruuuuuuu pokoknya!!! ternyata Eva Celia dan Indra Lesmana siap menuju studio mini. Dan kita sambil jalan masih ngobrol sama Eva Celia," ungkap Siona.

Apa yang kalian obrolkan?? "Lupa!!! Iya beneran!!! Ngobrolin apa yaaa??? Rasanya masih kayak ga percaya gitu lhooo. Biasanya kita cuma liat di majalah, di tv, sekarang kita ngobrol. Wiiiiiihhhhhhhhhh, pengalaman ga terlupakan di Jazz Traffic," kata Siona sambil tertawa.

Ternyata bertemu dan ngobrol bareng Eva Celia satu diantara artis pengisi pentas JTF 2019, di Atlantis Land, menjadi awal bagi Siona selanjutnya saat bertugas bertemu artis-artis yang lain.

"Ardhito Pramono, wiiiiihhhh gantengnyaaaaaa. Ini pengalaman tak terlupakan pokoknya. Bisa ketemu dan lihat dari jarak dekat, trus ngobrol sama mereka. Next JTF lagi boleh ga yaaa ikut volunter lagi??? Serrrruuuuuu, dan banyak pengalaman di even besaaar kayak gitu," pungkas siswi SMA Nation Star Academy (NSA) Surabaya ini.

Pengalaman tidak jauh berbeda juga diceritakan Henrieka Veena dan Samuel yang keduanya juga kawan muda Suara Surabaya Muda batch 3 yang juga volunter pada perhelatan Jazz Traffic Festival 2019 di divisi pemberitaan.

"Bisa terlibat di even sebesar JTF 2019 ini saja sudah sangat luar biasa kok. Bisa lihat bagaimana persiapan dan tugas panitia yang menyelenggarakan even besar itu. Pengalaman menyenangkan sekaligus belajar banyak hal. Seneng kok, dan belum pernah terlibat even sebesar JazzTraffic Festival. Assssiiiiikkkk," kata Samuel siswa SMK Ipiems Surabaya, Selasa (22/10/2019).(siona/veena/samuel/tok)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.