SS MUDA

SMAK St. Hendrikus Pertahankan Juara di Ubaya Law Fair 2019

Laporan J. Totok Sumarno | Selasa, 19 November 2019 | 13:46 WIB
Tim SMAK St. Hendrikus Surabaya mempertahankan juara nasional di Ubaya Law Fair 2019. Foto: Istimewa
suarasurabaya.net - Tim SMAK St. Hendrikus Surabaya kembali menorehkan prestasi gemilang dengan merebut juara pertama kedua kalinya untuk ajang lomba debat Ubaya Law Fair 2019 tingkat Nasional.

Lomba debat yang dilaksanakan dan diprakarsai oleh Fakultas Hukum Universitas Surabaya (Ubaya) tersebut memang secara rutin setiap tahun mengundang sejumlah peserta dari berbagai sekolah di tingkat SMA.

Ketiga siswa SMAK St. Hendrikus yang berhasil memenangkan piala dekan untuk kedua kalinya tersebut adalah Destine Prayogi (XII IPS 3, sebagai Pembicara Pertama), Michael Christian (XII IPS 1, sebagai Pembicara Kedua), Syalline Larasati (XII IPS 2, sebagai Pembicara Ketiga).

Didampingi oleh Yozoa Kriswanto dan Aloisius Rabata selaku guru pendamping dan pelatih debat, ketiga siswa tersebut mengungkapkan rasa kegembiraannya. "Awalnya mungkin tidak menyangka akan menang juara pertama, juara tidak pertama pun tidak masalah. Eh, akhirnya bisa juara pertama," terang Michael Christian.


Sedangkan Syalline Larasati anggota tim SMAK St. Hendrikus lainnya menyampaikan bahwa rasa bangga dan bahagia tentu saja meliputi mereka. Tetapi yang terpenting adalah bagaimana agar prestasi ini dapat berlanjut oleh adik-adik kelas di SMAK St. Hendrikus.

"Tentu saja kami bangga sekaligus bahagia. Namun demikian, yang terpenting lagi adalaah bagaimana agar adik-adik kelas kami dapat melanjutkan prestasi yang berhasil kami raih. Dan yang harus dilakukan adalah latihan terus menerus sebab hasil tidak mengkhianati usaha," papar Syalline Larasati peraih The Best Oralist.

Ubaya Law Fair ke VI tahun 2019 kali ini memilih tema: Restorasi Nilai Bhinneka Tunggal Ika dalam Penyelesaian Problematika Hukum, yang mewajibkan peserta dari Jombang, Denpasar, serta Surabaya dan sejumlah kota lainnya mempersiapkan diri lebih matang.

Secara khusus, ketiga siswa SMAK St. Hendrikus ini menang setelah berdebat pada sesi final melawan SMAK St. Louis I dengan mosi debat Sistem Zonasi PPDB Sekolah Swasta sebagai tim Pro dan SMAK St. Louis I sebagai tim Kontra.

Sementara itu, disampaikan Sr. Yuliani Antin Kaswarini, MC., Kepala Sekolah SMAK St. Hendrikus Surabaya bahwa prestasi yang berhasil diraih para siswanya memang membanggakan. Tetapi perlu tetap diiingatkan pada siswa untuk tetap rendah hati.

"Membanggakan memang, tetapi kami tetap mengingatkan kepada para siswa agar tetap rendah hati dengan prestasi yang telah diraih kali ini. Kami tetap mendorong siswa-siswa lainnya untuk aktif berpartisipasi dalam membanggakan nama sekolah, bangsa, dan negara," pungkas Sr. Yuliani Antin Kaswarini, Selasa (19/11/2019).(tok/dwi)
Editor: Dwi Yuli Handayani



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.