SS MUDA

Widya Ajak Peserta SS Muda Pelajari Bahasa Tutur Penyiar Radio

Laporan Agustina Suminar | Sabtu, 23 November 2019 | 15:21 WIB
Widya Safitri penyiar Radio SS saat menyampaikan materi tentang jurnalistik radio di Suara Surabaya Muda batch 3. Foto: Gana tim grafis suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Menjelang siang, peserta workshop kedua Suara Surabaya Muda (SS Muda) Batch 3 belajar tentang Jurnalistik Radio, yang disampaikan oleh Widya Safitri penyiar Radio Suara Surabaya di Kantor Suara Surabaya Media, Sabtu (23/11/2019).

Memasuki materi ketiga ini, Widya mengajak para peserta untuk menceritakan kembali berita dari portal online. Setelah itu, peserta diminta untuk menyampaikan berita itu ke bentuk bahasa tutur.

"Kenapa bahasa tutur, karena pendengar itu suka diceritain. Dengan bercerita, kita juga membangun kedekatan dengan pendengar kita," kata Widya.

Ia juga menyampaikan pentingnya penyiar memiliki wawasan luas. Karena selain pintar berbicara, penyiar juga harus merespon informasi dari pendengar dengan bijak.


Widya menegaskan, pentingnya membuat pointers tentang informasi apa yang akan disiarkan. Hal ini untuk menghindari blank dan informasi yang tidak perlu atau diluar konteks.

Di sesi terakhir, peserta diminta untuk menceritakan kembali beberapa benda yang ada di ruangan. Dengan benda tersebut, peserta dilatih untuk dapat mengembangkan kemampuan story telling.

Sebelumnya, para peserta diajari tentang jurnalistik televisi oleh Kika reporter Kompas TV dan Anton fotografer Majalah Surabaya City Guide (SCG). Dan setelah ini, materi diisi oleh Denza Pradana reporter Suara Surabaya.(tin/dwi)
Editor: Dwi Yuli Handayani



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.